• ukm
  • header

UKM SIGMA Kolaborasi dengan HMPS PAI dalam Acara Seminar Nasional Anti Kekerasan Seksual

19 April 2025

Pekalongan, UKM SIGMA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan ruang aman bagi seluruh mahasiswa dengan berkolaborasi dalam Seminar Nasional Anti Kekerasan Seksual. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI) dalam rangkaian Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) FORSIMA PAI Jawa Tengah 2025.

Seminar yang mengusung tema “Menciptakan Kampus Merdeka Bebas dari Kekerasan Seksual” ini diadakan di Gedung Student Centre UIN Gusdur Pekalongan dan dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi ruang dialog dan edukasi mengenai isu kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, sekaligus momentum strategis bagi UKM SIGMA untuk memperluas pengaruh gerakannya.

Sebagai unit kegiatan mahasiswa yang fokus pada isu-isu gender, inklusif, dan keberpihakan pada penyintas, UKM SIGMA merasa bahwa tema seminar ini sangat selaras dengan nilai-nilai dan semangat perjuangan yang selama ini diusung. Karena itu, UKM SIGMA turut serta sebagai mitra kolaborasi, dengan menghadirkan layanan dan kontribusi nyata di lokasi acara.

Dalam kesempatan ini, UKM SIGMA memperkenalkan Ruang KONGSI (Konseling SIGMA) kepada seluruh peserta seminar. Ruang KONGSI merupakan salah satu program layanan yang disediakan oleh UKM SIGMA untuk mendampingi mahasiswa dalam berbagai persoalan yang bersifat personal maupun struktural. Layanan yang dikenalkan dalam acara ini meliputi:

  • Layanan Konseling sebaya
  • Layanan psikososial
  • Layanan Bantuan hukum
  • Layanan kesehatan (fisik dan mental)
  • Layanan keagamaan yang inklusif

Dengan membuka stand informasi dan menyapa peserta secara langsung, UKM SIGMA berharap mahasiswa UIN Gusdur Pekalongan secara khusus, dan mahasiswa PAI se-Jawa Tengah secara umum, semakin mengenal peran serta fungsi UKM SIGMA dalam menciptakan ruang aman di lingkungan kampus.

Seminar ini menghadirkan tiga narasumber dari berbagai latar belakang:

  • Ibu Ningsih Fadhilah, M.Pd., Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Gusdur sekaligus anggota Aliansi Pusat Studi Gender se-Indonesia;
  • Bpk. H. Abdul Hamid, M.Pd., anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah yang menyuarakan pentingnya regulasi perlindungan korban kekerasan seksual di kampus;
  • Ilham Fathu Rohman, Duta Genre Indonesia 2025 yang mengajak anak muda untuk terlibat aktif dalam gerakan pencegahan kekerasan seksual dengan pendekatan edukatif dan kreatif.

Seminar ini juga dimoderatori oleh Ihza Maulina, demisioner Ketua KOPRI PMII Pekalongan 2023/2024, yang dikenal aktif dalam isu advokasi perempuan dan mahasiswa.

Melalui partisipasi dalam acara ini, UKM SIGMA ingin menegaskan bahwa kerja-kerja pemberdayaan dan perlindungan mahasiswa dari kekerasan seksual tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi perlu keterlibatan semua pihak. Kolaborasi dengan HMPS PAI ini menjadi bentuk sinergi antar-organisasi mahasiswa untuk memperluas pengaruh dan dampak kerja-kerja advokasi.

SIGMA juga berharap, kehadiran Ruang KONGSI bisa menjadi awal yang baik dalam membangun budaya saling peduli, mendampingi, dan menguatkan sesama mahasiswa di lingkungan kampus. Di tengah maraknya kasus kekerasan dan minimnya akses pendampingan, keberadaan layanan yang terjangkau dan berbasis solidaritas sangat dibutuhkan.

Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaboratif menuju kampus yang responsif terhadap isu-isu kekerasan seksual, serta memperkuat solidaritas antar mahasiswa dalam memperjuangkan keadilan dan kesetaraan.

Pengumuman

Error: No articles to display

Kegiatan

Artikel

Has no content to show!
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree