Musyawarah SIGMA 2025 Digelar sebagai Forum Evaluasi dan Penentu Arah Organisasi
Unit Kegiatan Mahasiswa Studi Gender Mahasiswa (UKM SIGMA) sukses menyelenggarakan agenda puncak tahunan Musyawarah SIGMA (MUSIG) 2025 pada Sabtu–Minggu, 20–21 Desember 2025. Kegiatan yang bertempat di Balai Desa Kadipaten, Wiradesa ini merupakan forum tertinggi organisasi dalam satu periode kepengurusan.
Program MUSIG menjadi kerja akhir sekaligus agenda paling krusial bagi UKM SIGMA. Forum ini berfungsi sebagai ruang pertanggungjawaban pengurus, refleksi perjalanan organisasi, serta perumusan arah dan strategi kepengurusan di masa mendatang.
Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Abdul Adhim, M.Pd., perwakilan dari Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama. Dalam Berbagainya, ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi UKM SIGMA dalam menjaga tradisi musyawarah serta menekankan pentingnya dialog kritis sebagai landasan bagi keberlangsungan organisasi yang sehat dan demokratis.
Ketua Pelaksana MUSIG 2025, Regina Silfiana, menegaskan bahwa MUSIG tidak sekadar menjadi agenda seremonial organisasi.
“Musyawarah Sigma adalah ruang refleksi bersama untuk menakar perjalanan satu periode kepengurusan secara jujur dan kritis. Dari forum inilah arah, nilai, dan masa depan UKM SIGMA yang ditentukan,” ungkapnya dalam Berbagai Pembukaan.
Selama dua hari pelaksanaan, pengurus aktif bersama demisioner UKM SIGMA terlibat dalam diskusi dan musyawarah yang intens. Agenda utama MUSIG 2025 meliputi evaluasi menyeluruh terhadap seluruh program kerja periode 2025, refleksi atas capaian, kendala, dan pembelajaran organisasi, kompilasi rekomendasi strategi serta langkah-langkah konkret untuk kepengurusan selanjutnya, hingga penentuan mandataris Ketua Umum serta jajaran pengurus UKM SIGMA untuk periode kepengurusan 2026.
Proses musyawarah berlangsung secara tertib, demokratis, dan partisipatif. Setiap pandangan dan masukan menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan demi kemajuan organisasi. Seluruh hasil pembahasan telah dirumuskan dan didokumentasikan dalam Notulen Resmi MUSIG 2025 sebagai arsip dan pedoman organisasi.
Dengan ditutupnya MUSIG 2025, kepengurusan UKM SIGMA periode 2025 secara resmi telah menyelesaikan seluruh mandatnya. Hasil musyawarah ini diharapkan dapat menjadi pijakan awal bagi kepengurusan baru dalam membawa UKM SIGMA menjadi organisasi yang semakin progresif, berdampak, dan berkelanjutan.
Pengumuman
Error: No articles to display