Berita
Pekalongan — UKM Studi Gender Mahasiswa (SIGMA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar Pelatihan Peer Counseling 2022 pada 27 November 2022. Kegiatan bertema “Together for Mental Health with Peer Counseling” tersebut berlangsung di Ruang 3.7, Gedung Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) lantai 3 dan diikuti sekitar 50 peserta.
Kegiatan yang semula direncanakan khusus bagi anggota UKM SIGMA tersebut kemudian dibuka untuk umum. Pelatihan menghadirkan Nadifathuz Zulfa, M.Pd. sebagai pemateri dan Aulia Kamilah Munifah sebagai moderator.
Peer counseling atau konseling teman sebaya merupakan pendekatan yang melibatkan individu sebaya dalam memberikan dukungan kepada teman yang menghadapi persoalan. Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada keterampilan yang berkaitan dengan kemandirian, pengendalian diri, proses berpikir, pengelolaan perasaan, serta pengambilan keputusan.
Selain membekali peserta dengan pemahaman mengenai peer counseling, pelatihan juga membahas peran konselor sebaya sebagai penghubung antara mahasiswa dengan layanan konseling profesional. Konselor sebaya dapat memberikan dukungan awal sekaligus membantu mengarahkan teman yang membutuhkan bantuan kepada konselor atau layanan yang lebih kompeten.
Pada sesi akhir, peserta mengikuti praktik konseling sebagai penerapan materi yang telah disampaikan. Melalui praktik tersebut, peserta memperoleh pengalaman mengenai cara merespons keluhan teman sebaya serta memahami peran dan keterampilan dasar dalam menjalankan konseling teman sebaya.
Pekalongan — UKM Studi Gender Mahasiswa (SIGMA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan untuk pertama kalinya menyelenggarakan Pemilihan Duta Gender dalam rangkaian Festival Gender 2022. Pengumuman pemenang dilaksanakan pada 20 November 2022 di Ruang Ormawa, Gedung Terpadu Lantai 3 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, bersamaan dengan pelaksanaan Seminar Nasional yang diikuti sekitar 100 peserta.
Pemilihan Duta Gender mengusung tema “Mewujudkan Kampus Responsif Gender”. Dari rangkaian pendaftaran, seleksi, hingga grand final, kegiatan tersebut menghasilkan Zulfan Arinata sebagai Duta Gender Putra dan Durotul Hikmah Yulianingsih sebagai Duta Gender Putri tahun 2022.
Duta Gender dibentuk sebagai bagian dari upaya mendorong perhatian terhadap isu gender di lingkungan kampus. Dalam pelaksanaannya, para duta akan berkolaborasi dengan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) serta UKM SIGMA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Terpilihnya dua Duta Gender tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan gender di lingkungan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Keduanya juga diharapkan menjalankan visi dan misi yang telah disusun selama proses pemilihan.
Pengumuman
Error: No articles to display