• UKM SIGMA

Berita

Pemilihan Duta Gender UIN Gus Dur Pekalongan 2023

Pekalongan — UKM Studi Gender Mahasiswa (SIGMA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berkolaborasi dengan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam menyelenggarakan Pemilihan Duta Gender 2023. Kegiatan ini merupakan program kerja UKM SIGMA yang bertujuan memilih mahasiswa dan mahasiswi untuk menjadi Duta Gender UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Duta Gender diharapkan dapat menjadi pelopor dan penggerak dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat. Pada tahun 2023, Pemilihan Duta Gender mengusung tema “Voice for Change: How Gen Z Brings the Optimism on Gender Equality in Preventing Sexual Violence”. Tema tersebut menyoroti peran generasi Z dalam menyuarakan kesetaraan gender dan upaya mencegah kekerasan seksual.

Rangkaian Pemilihan Duta Gender 2023 berlangsung melalui dua tahap seleksi. Tahap pertama dilaksanakan pada 29 Oktober 2023 di GPT lantai 3 UIN Gus Dur Pekalongan dan diikuti oleh 40 peserta calon Duta Gender. Seleksi tersebut terdiri atas tiga sesi, yaitu tes tertulis, wawancara, dan public speaking.

Berdasarkan akumulasi nilai dari ketiga sesi tersebut, dipilih 8 peserta putra dan 8 peserta putri dengan nilai tertinggi untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

Seleksi tahap kedua sekaligus menjadi grand final yang dilaksanakan pada 19 November 2023. Pada tahap ini, para finalis mengikuti rangkaian penilaian berupa penampilan minat dan bakat, orasi visi dan misi, serta sesi tanya jawab dengan dewan juri mengenai pengetahuan tentang kesetaraan gender.

Berdasarkan akumulasi poin yang diperoleh, ditetapkan tiga peserta putra dan tiga peserta putri sebagai penerima juara Pemilihan Duta Gender UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan 2023.

Juara 1

  • Khairul Adnani (PAI)
  • Dewi Khalawatul Widati (HKI)

Juara 2

  • Nico Yuanda Rais (TP)
  • Susiana Dewi (PAI)

Juara 3

  • A. Faiq Bahtiar (HTN)
  • Luthfiyatun Nisa (PGMI)

Melalui Pemilihan Duta Gender 2023, UKM SIGMA dan PSGA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berupaya menghadirkan mahasiswa yang dapat berperan dalam menyuarakan kesetaraan gender dan meningkatkan kesadaran mengenai pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Pekalongan — UKM Studi Gender Mahasiswa (SIGMA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melaksanakan Masa Penerimaan dan Pengkaderan Anggota (MPA) 2023 pada 23–24 September 2023 di Kampus 2 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan tersebut diikuti oleh 150 peserta yang telah mendaftar sebagai calon anggota baru UKM SIGMA.

Rangkaian MPA 2023 meliputi penyampaian materi, pentas seni, sarasehan, pembaiatan, wide games, perang air, serta pengumuman pemenang pentas seni dan sesi foto bersama. Peningkatan jumlah pendaftar dibandingkan tahun sebelumnya turut terlihat dari antusiasme peserta dalam mengikuti rangkaian kegiatan yang menjadi bagian wajib bagi calon anggota UKM SIGMA.

Selain menjadi bagian dari proses penerimaan dan pengaderan, kegiatan MPA juga menjadi wadah bagi calon anggota baru untuk saling mengenal dan membangun interaksi satu sama lain.

Rangkaian pengaderan kemudian dilanjutkan dengan Capacity Building Peer Counseling pada Minggu, 8 Oktober 2023. Kegiatan tersebut menghadirkan Cintami Farmawati, M.Psi. sebagai pemateri. Kegiatan berlangsung dengan antusiasme peserta, khususnya pada sesi praktik konselor sebaya.

Melalui sesi praktik tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk memahami dan mempraktikkan keterampilan dasar dalam menjadi konselor bagi teman sebaya. Kegiatan ini menjadi salah satu bekal bagi anggota baru UKM SIGMA dalam memahami pentingnya dukungan dan kepedulian terhadap sesama.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, anggota baru UKM SIGMA juga mendapatkan pengenalan mengenai kajian dan studi gender serta pentingnya menjaga kesehatan mental, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Melalui pembekalan tersebut, UKM SIGMA berupaya membangun anggota yang memiliki kepedulian terhadap isu gender sekaligus kesehatan mental di lingkungan sekitarnya.

Pekalongan — UKM SIGMA bersama Duta Gender UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melaksanakan kegiatan SIGMA Goes To School selama dua hari, 27–28 Juli 2023. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah sekolah di wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan dengan mengusung tema “Stop Bullying dan Stop Kekerasan! Wujudkan Kesetaraan Bersama Kita Bisa!”

Kegiatan ini melibatkan Duta Gender UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, yaitu Durrotul Hikmah Yuliangsih, Zulfan Arinata, Seffina Belquist Mernissi, dan M. Luthfi Maulana Rohman. SIGMA Goes To School menjadi kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai nilai-nilai kesetaraan gender serta gerakan anti-kekerasan kepada para pelajar.

Terdapat empat sekolah yang menjadi sasaran kegiatan, yaitu SMA Negeri 4 Pekalongan, MAS Simbang Kulon, SMA Negeri 1 Kajen, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Wiradesa Pekalongan. Dari keempat sekolah tersebut, tiga merupakan sekolah reguler dan satu merupakan sekolah inklusi.

Ketua UKM SIGMA periode 2023, Bilal, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan di sekolah inklusi merupakan bagian dari keberpihakan terhadap para siswa yang sedang menempuh pendidikan di SLB. Ia mengapresiasi semangat para siswa dalam mengikuti kegiatan dan belajar.

SIGMA Goes To School bertujuan mengkampanyekan gerakan anti-kekerasan sekaligus meningkatkan kesadaran, khususnya di kalangan remaja yang rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk implementasi visi dan misi UKM SIGMA dalam mengedukasi masyarakat mengenai kesetaraan gender dan pencegahan kekerasan.

Selain menjadi program kerja Duta Gender dalam mengkampanyekan gerakan adil gender dan anti-kekerasan, SIGMA Goes To School juga menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat. Melalui kegiatan ini, Duta Gender berupaya membersamai para remaja di sekolah-sekolah sekitar Kota dan Kabupaten Pekalongan.

Salah satu Duta Gender, Durrotul Hikmah Yuliangsih, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berkontribusi dalam menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan, kesetaraan, dan keadilan gender. Ia berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran untuk saling menghargai, menyayangi, dan menjaga satu sama lain.

Melalui SIGMA Goes To School, UKM SIGMA dan Duta Gender UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengajak generasi muda untuk terus membangun kesadaran mengenai kesetaraan dan keadilan serta bersama-sama mewujudkan lingkungan yang bebas dari kekerasan.

Pengumuman

Error: No articles to display

Kegiatan

Artikel

Has no content to show!
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree