• UKM SIGMA

Berita

Pekalongan — UKM Studi Gender Mahasiswa (SIGMA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyediakan Ruang Konseling SIGMA atau yang dikenal dengan sebutan Ruang Kongsi sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mendapatkan layanan konseling sebaya maupun sekadar bercerita mengenai persoalan yang sedang dihadapi.

Ruang Kongsi ditujukan bagi seluruh mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Layanan ini menerima aduan atau laporan mengenai berbagai permasalahan yang dialami mahasiswa, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus, termasuk persoalan seperti perundungan dan kekerasan seksual.

Melalui layanan tersebut, mahasiswa dapat menyampaikan permasalahan yang dihadapi tanpa harus menghadapinya seorang diri. Ruang Kongsi diharapkan dapat menjadi ruang untuk mendengarkan cerita sekaligus menjembatani mahasiswa dalam memperoleh bantuan yang sesuai dengan permasalahannya.

Dalam pelaksanaannya, Ruang Kongsi bekerja sama dengan PSGA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Selain konseling sebaya, layanan yang tersedia mencakup konseling dan dukungan psikososial, bantuan hukum, layanan kesehatan, serta layanan keagamaan.

Mekanisme layanan diawali dengan mahasiswa mengisi formulir aduan yang telah disediakan. Setelah itu, pihak UKM SIGMA akan menghubungi mahasiswa melalui nomor WhatsApp khusus layanan Ruang Kongsi. Konseling kemudian dilaksanakan setelah kedua pihak menyepakati waktu dan tempat. Waktu dan tempat konseling bersifat fleksibel sesuai kesepakatan.

Ruang Kongsi dapat diakses setiap hari berdasarkan perjanjian antara mahasiswa dan pihak layanan. Selain menyediakan layanan secara langsung berdasarkan kesepakatan, UKM SIGMA juga memperkenalkan Ruang Kongsi melalui keterlibatannya dalam kegiatan Pekan Blu yang diselenggarakan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan pada 5–7 Maret 2024 di Student Centre.

Dalam kegiatan tersebut, UKM SIGMA membuka stan Ruang Kongsi dan menyediakan ruang khusus yang tertutup untuk pelaksanaan konseling di lantai 2. Kehadiran layanan tersebut menjadi salah satu upaya UKM SIGMA dalam menyediakan ruang yang lebih aman bagi mahasiswa untuk menyampaikan cerita dan memperoleh dukungan sesuai kebutuhan.

Pekalongan — UKM Studi Gender Mahasiswa (SIGMA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali menyelenggarakan kegiatan sosial Berbagi Kemuliaan di Bulan Ramadan (BERLIAN) pada Sabtu, 23 Maret 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Panti Asuhan K.H. Ahmad Dahlan, Desa Wuled, Kota Pekalongan, dan diikuti oleh 50 anak yatim.

Mengusung tema “Berbagi Kemuliaan untuk Bersinar di Bulan Ramadan”, kegiatan BERLIAN menjadi ruang bagi UKM SIGMA untuk berbagi kebahagiaan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama selama bulan Ramadan.

Rangkaian kegiatan dimulai setelah salat Asar dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan kajian gender mengenai bullying. Setelah itu, anak-anak mengikuti berbagai permainan dan kuis pengetahuan agama. Kegiatan tersebut berlangsung dengan antusias dan diikuti secara ceria oleh anak-anak panti asuhan.

Selain permainan dan kuis, kegiatan juga diisi dengan pemberdayaan melalui pembuatan majalah dinding (mading). Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas melalui karya yang mereka buat bersama.

Setelah rangkaian kegiatan selesai, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah. Panitia kemudian memberikan hadiah kepada kelompok yang berhasil memenangkan permainan dan kuis sebelum kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama.

Melalui kegiatan BERLIAN, UKM SIGMA berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus berbagi kepada sesama. Kepedulian dan berbagi diharapkan dapat diwujudkan melalui ketulusan dan rasa cinta, termasuk dalam hal-hal sederhana yang dapat memberikan kebahagiaan bagi orang lain.

Pekalongan — UKM Studi Gender Mahasiswa (SIGMA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar kegiatan Lapak Diskusi Gender pada 18 Maret 2024. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pentingnya Pendidikan Seksual yang Inklusif Gender dalam Mencegah Kekerasan Berbasis Gender di Lingkungan Pendidikan” dan berlangsung di depan musala GPT lantai 1, Kampus 2 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Diskusi menghadirkan Ningsih Fadhilah, M.Pd., dari PSGA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sebagai pemateri dan Zilfia Risqy Kamalia dari pengurus UKM SIGMA sebagai moderator. Kegiatan diikuti oleh anggota dan pengurus UKM SIGMA serta terbuka untuk umum.

Dalam diskusi, peserta membahas pentingnya pendidikan seksual yang inklusif gender sebagai salah satu upaya mencegah kekerasan berbasis gender di lingkungan pendidikan. Kekerasan dapat berbentuk verbal maupun nonverbal dan masih menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian di lingkungan pendidikan, seperti perundungan dan berbagai bentuk kekerasan lainnya.

Pembahasan juga mencakup sejumlah fungsi pendidikan dan pemahaman mengenai kekerasan berbasis gender. Upaya tersebut meliputi pencegahan melalui penyebarluasan pemahaman mengenai kekerasan, penanganan dari aspek psikologis maupun hukum, advokasi untuk mendukung keadilan sosial, serta pengembangan upaya pendukung seperti konseling sebaya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib mulai pukul 15.30 hingga selesai. Setelah sesi diskusi, acara ditutup dengan foto bersama.

Melalui kegiatan tersebut, UKM SIGMA berharap peserta yang terlibat dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai persoalan gender dan turut menjadi penggerak yang responsif terhadap berbagai permasalahan gender, baik di lingkungan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan maupun di masyarakat.

Pengumuman

Error: No articles to display

Kegiatan

Artikel

Has no content to show!
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree