Berita
Pekalongan — Festival Gender 2024 menghadirkan serangkaian kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai kesetaraan gender. Festival yang diselenggarakan oleh UKM Studi Gender Mahasiswa (SIGMA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan ini menghadirkan sejumlah perlombaan, di antaranya Lomba Duta Gender, Lomba Pidato, Lomba Esai, dan Lomba Desain Grafis.
Salah satu rangkaian utama Festival Gender 2024 adalah Lomba Duta Gender yang diselenggarakan bekerja sama dengan PSGA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan ini bertujuan menjaring figur yang dapat berperan sebagai agen perubahan dalam mendorong kesetaraan gender.
Dalam rangkaian Lomba Duta Gender, peserta mengikuti kegiatan Sosialisasi Gelar Wicara yang dilaksanakan di tiga desa, yaitu Desa Randumuktiwaren, Desa Lego Clile, dan Desa Waru Lor. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus membahas pentingnya kesetaraan gender dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Gelar Wicara berlangsung secara interaktif dengan melibatkan masyarakat dalam diskusi mengenai berbagai isu gender yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menyampaikan gagasan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berdialog dengan masyarakat.
Selain Lomba Duta Gender, Festival Gender 2024 menghadirkan Lomba Pidato yang memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan gagasan mengenai kesetaraan gender di hadapan juri dan audiens. Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan berbicara sekaligus menyuarakan isu kesetaraan gender.
Lomba Esai juga menjadi bagian dari rangkaian festival dengan mengangkat berbagai tema terkait penerapan kesetaraan gender di lingkungan pendidikan, pekerjaan, dan keluarga. Sementara itu, Lomba Desain Grafis memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pesan mengenai kesetaraan gender melalui karya visual.
Beragam kegiatan dalam Festival Gender 2024 mendapat antusiasme dari pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Melalui rangkaian perlombaan dan kegiatan edukatif tersebut, Festival Gender 2024 menjadi ruang bagi peserta dan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman serta turut menyuarakan pentingnya kesetaraan gender.
Pekalongan — UKM Studi Gender Mahasiswa (SIGMA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan Masa Pengkaderan Anggota Baru dengan mengangkat tema “Menggali Kesadaran Gender melalui Kader Inspiratif untuk Perubahan Sosial dan Karakter Gusdur”. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi untuk membentuk anggota baru yang memiliki kesadaran terhadap isu kesetaraan gender, keadilan, dan persoalan sosial.
Melalui kegiatan kaderisasi, anggota baru diarahkan untuk memahami nilai-nilai kesetaraan, keberagaman, toleransi, serta kemanusiaan yang menjadi bagian dari karakter pemikiran Gus Dur. Pemahaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi anggota dalam menjalankan peran di organisasi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Rangkaian kegiatan kaderisasi dirancang melalui pelatihan, diskusi, dan simulasi sosial. Berbagai kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anggota baru untuk memperdalam pemahaman mengenai isu gender sekaligus mengembangkan karakter dan kepedulian sosial.
Masa Pengkaderan Anggota Baru juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat anggota dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan. Melalui proses tersebut, UKM SIGMA berupaya membentuk kader yang aktif, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Kaderisasi diharapkan dapat melahirkan anggota UKM SIGMA yang mampu berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat dengan berpegang pada nilai kesetaraan, keberagaman, toleransi, dan keadilan sosial.
Pekalongan — UKM Studi Gender Mahasiswa (SIGMA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Sigma Goes to School pada Senin hingga Rabu, 29–31 Juli 2024. Kegiatan ini mengangkat tema “Memperkuat Benteng Diri Remaja, Menangkal Pergaulan Bebas dan Membangun Masa Depan Gemilang”.
Sigma Goes to School 2024 menyasar lima sekolah yang terdiri dari sekolah reguler dan sekolah luar biasa (SLB). Kegiatan tersebut melibatkan pengurus UKM SIGMA dan volunteer yang dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melaksanakan edukasi di sekolah sasaran.
Pada hari pertama, pengurus dan volunteer dibagi menjadi tiga kelompok yang masing-masing mengunjungi MAN Pekalongan, SMK Bojong, dan SMK Muhammadiyah Bligo. Kegiatan diisi dengan pemaparan materi mengenai pergaulan bebas dan penyakit menular yang disampaikan oleh Duta Gender UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan 2024. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi dan tanya jawab bersama peserta.
Pada hari kedua dan ketiga, pengurus UKM SIGMA dan volunteer mengunjungi SLB Wiradesa dan SLB PRI. Materi yang disampaikan membahas bagian tubuh yang tidak boleh disentuh, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pemberdayaan yang disesuaikan dengan peserta.
Di SLB Wiradesa, peserta diajak bermain clay sebagai kegiatan untuk melatih kreativitas. Sementara itu, di SLB PRI, peserta diajak mempelajari tarian sederhana sebagai bagian dari kegiatan pemberdayaan.
Seluruh rangkaian Sigma Goes to School 2024 berlangsung dengan lancar dan tertib. Materi yang disampaikan dapat diterima oleh peserta melalui kegiatan edukasi, diskusi, serta aktivitas yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing sekolah.
Pengumuman
Error: No articles to display