Berita
Pekalongan — UKM SIGMA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melaksanakan kegiatan SIGMA TO NIGHT TALKS pada Kamis, 6 Juni 2023. Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui siaran langsung di Instagram dengan mengangkat tema “Cyberstalking: Perlindungan Privasi dalam Perspektif Hukum dan Psikologi di Era Digital.”
Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri, yaitu Iqbal Kamalludin, S.H., M.H., dosen UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, serta May Sarah Siregar, S.Psi., C.Counts., Duta Peduli Kesehatan Jiwa Sumatra Utara 2022.
SIGMA TO NIGHT TALKS merupakan salah satu program kerja Divisi Kajian UKM SIGMA yang berkolaborasi dengan Divisi Komunikasi dan Informasi (Kominfo). Program ini menjadi ruang untuk membahas berbagai tema melalui perbincangan singkat yang diselenggarakan pada malam hari.
Pada pelaksanaannya, SIGMA TO NIGHT TALKS membahas isu cyberstalking dengan melihatnya dari perspektif hukum dan psikologi, khususnya dalam kaitannya dengan perlindungan privasi di era digital.
Kegiatan tersebut ditujukan untuk memberikan edukasi kepada khalayak umum, khususnya pengurus dan anggota UKM SIGMA. Melalui SIGMA TO NIGHT TALKS, UKM SIGMA berupaya menghadirkan pembahasan mengenai isu-isu yang relevan dengan kehidupan sosial melalui kegiatan kajian yang dikemas dalam format perbincangan singkat.
Pekalongan — UKM SIGMA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melaksanakan kegiatan Pengarahan dan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah pada Minggu, 11 Juni 2023. Kegiatan tersebut bertempat di GPT lantai 2, Ruang 2.07, Kampus 2 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Kegiatan ini menghadirkan Ayon Diniyanto, S.H., M.H., dosen Fakultas Syariah, sebagai pemateri. Karena pemateri tidak dapat hadir secara langsung, kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Google Meet.
Pelatihan mengangkat tema “Mewujudkan Kader UKM SIGMA yang Bisa Mengupas Isu-Isu Gender dalam Lingkup Kehidupan Sosial.” Tema tersebut berkaitan dengan upaya meningkatkan kemampuan pengurus dan anggota UKM SIGMA dalam memahami serta mengolah isu-isu gender melalui karya tulis ilmiah.
Karya tulis ilmiah merupakan tulisan yang disusun berdasarkan prinsip-prinsip ilmiah dengan menggunakan data dan fakta yang diperoleh melalui observasi, eksperimen, maupun kajian pustaka. Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pengarahan mengenai kepenulisan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan menghasilkan karya tulis yang baik.
Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam kepenulisan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya UKM SIGMA dalam mempersiapkan pembuatan buku tahunan yang akan dihasilkan oleh UKM SIGMA.
Melalui kegiatan tersebut, UKM SIGMA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berharap pengurus dan anggotanya dapat mengembangkan kemampuan kepenulisan serta mampu menuangkan isu-isu gender dalam lingkup kehidupan sosial ke dalam karya tulis ilmiah.
Pekalongan — UKM SIGMA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melaksanakan kajian rutin bulan Mei pada Kamis, 11 Mei 2023. Kegiatan tersebut menghadirkan Iqbal Kamalludin, S.H., M.H., selaku dosen UIN K.H. Abdurrahman Wahid sebagai pemateri. Kajian berlangsung di Gedung Perkuliahan Terpadu lantai 1 UIN K.H. Abdurrahman Wahid.
Kajian kali ini mengangkat tema “Studi Kasus Kekerasan Seksual: Bagaimana Cara Mencegah dan Menanganinya?” Tema tersebut dipilih untuk membahas persoalan kekerasan seksual yang masih menjadi permasalahan sosial dan penting untuk mendapatkan perhatian, khususnya di lingkungan pendidikan.
Dalam kajian disampaikan bahwa kekerasan seksual tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman bagi korban, tetapi juga dapat berdampak terhadap kondisi psikologis. Karena itu, upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual perlu dilakukan secara serius dan komprehensif.
Kekerasan secara umum juga dipandang sebagai permasalahan sosial yang dapat menghambat seseorang dalam mengembangkan dan memenuhi potensi dirinya. Dalam konteks pendidikan, kampus menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa, dosen, peneliti, maupun tenaga kependidikan untuk mengembangkan potensi tersebut. Oleh karena itu, lingkungan kampus semestinya menjadi ruang yang bebas dari berbagai bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual.
Pembahasan turut menyoroti pentingnya memahami kekerasan secara komprehensif. Kekerasan seksual tidak berdiri sendiri, tetapi dapat berkaitan dengan berbagai bentuk kekerasan lain serta dipengaruhi oleh struktur dan kultur yang berkembang di masyarakat.
Pada tingkat struktural, kekerasan seksual dapat dipengaruhi oleh kebijakan yang bias gender dan mengesampingkan kebutuhan kelompok dengan latar gender dan seksualitas yang berbeda. Sementara itu, pada tingkat langsung, kekerasan dapat muncul dalam bentuk fisik, verbal, maupun psikis.
Melalui kajian tersebut, UKM SIGMA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berupaya memperluas pemahaman mengenai kekerasan seksual sekaligus mendorong pentingnya kesadaran terhadap upaya pencegahan dan penanganannya di lingkungan kampus.
Pengumuman
Error: No articles to display