The Latest
Pekalongan, Unit Kegiatan Mahasiswa Studi Gender Mahasiswa (UKM SIGMA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali menggelar Lapak Diskusi Gender (LDG) pada Selasa (27/05) sore. Bertempat di halaman belakang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), kegiatan ini mengangkat tema yang relevan dengan keseharian generasi muda: "Ngonten Tapi Dilecehkan: Aman Gak Sih Jadi Anak Muda di Media Sosial?"
Dipandu oleh Avidah Sirley Salsabila (anggota Divisi Kajian) dan Putri Wahyu Widiyaningsih (Koordinator Divisi P3A - Penelitian, Pengembangan, dan Pengkaderan Anggota), diskusi berjalan interaktif dan penuh antusiasme. Peserta terdiri dari anggota dan pengurus UKM SIGMA serta mahasiswa umum aktif menyampaikan pandangan, pengalaman pribadi, dan keresahan mereka terkait pelecehan digital yang marak terjadi di media sosial.
Tema ini diangkat sebagai respons terhadap semakin meningkatnya kasus kekerasan berbasis gender online, khususnya terhadap konten kreator muda yang kerap menjadi sasaran komentar seksis, perundungan, hingga ancaman. Diskusi ini menjadi ruang aman untuk saling bertukar pengalaman, menyuarakan keresahan, serta merumuskan langkah-langkah preventif agar generasi muda tetap aman dan berdaya di dunia digital.
“Media sosial bisa memberi banyak informasi, tapi tetap perlu batasan diri dan etika agar tak terjerumus hal-hal negatif,” Ujar Putri dalam pemaparannya.
Kegiatan LDG ini merupakan program rutin UKM SIGMA yang bertujuan mendorong diskusi kritis seputar isu-isu gender dan sosial dalam format santai namun substansial. Lapak Diskusi Gender tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga bentuk advokasi dan penguatan solidaritas antar mahasiswa.
Dengan semangat kolaboratif dan kesadaran kritis, UKM SIGMA berharap diskusi semacam ini dapat terus menjadi ruang belajar dan bergerak bersama dalam menciptakan ruang digital yang lebih aman, inklusif, dan responsif terhadap isu gender.
Pekalongan - UKM SIGMA UIN Gus Dur Pekalongan melalui Divisi Kominfo mengadakan pelatihan desain grafis dengan tema “Bikin, Upload, Cuan: Pelatihan Design Grafis Template Canva Untuk Dijual Online” pada Minggu (11/05) di ruang FUAD 3.7. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus UKM SIGMA serta sejumlah mahasiswa yang tertarik memperdalam keterampilan desain dan pembuatan konten visual.
Pelatihan ini diselenggarakan untuk menunjang keterampilan pengurus UKM SIGMA, khususnya dalam menyebarkan pesan-pesan penting seperti kesetaraan gender, anti kekerasan, serta nilai-nilai keadilan sosial yang menjadi fokus utama UKM SIGMA. Di era digital, kemampuan mengemas pesan melalui visual yang menarik menjadi krusial agar gagasan-gagasan tersebut dapat menjangkau audiens yang lebih luas secara efektif.
Dengan memanfaatkan platform Canva, pelatihan ini juga mendorong semangat kemandirian ekonomi di kalangan mahasiswa melalui peluang usaha kreatif, seperti penjualan template desain digital. Harapannya acara ini dapat memberikan keterampilan sekaligus ladang wirausaha mahasiswa.
Sebagai pemateri, panitia menghadirkan Muhammad Luthfi Maulana, seorang graphic designer yang memandu peserta dalam proses pembuatan template desain dari awal. Materi yang disampaikan meliputi prinsip dasar desain, pemilihan layout, penataan elemen visual, serta pengaturan format agar layak dijual di platform online. Seluruh tahapan ditampilkan secara langsung melalui layar presentasi, memungkinkan peserta mengikuti proses secara runtut dan praktis.
Acara ini diketuai oleh Nauroh Khisanah dari Divisi Kominfo UKM SIGMA. Pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kualitas publikasi kegiatan UKM SIGMA serta menjadi bekal berharga bagi peserta yang ingin mengembangkan potensi di bidang desain grafis dan kewirausahaan digital.
Pekalongan — Unit Kegiatan Mahasiswa Studi Gender Mahasiswa (UKM SIGMA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar Rapat Triwulan I pada Minggu (04/05) di ruang kelas FUAD 3.7. Rapat yang mengusung tema “Revitalisasi Internal dan Penguatan Sinergi” ini dihadiri oleh seluruh pengurus dari masing-masing divisi.
Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan capaian program kerja yang telah dijalankan selama tiga bulan pertama masa kepengurusan. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dan komunikasi lintas divisi guna menunjang efektivitas kerja organisasi ke depan.
Divisi-divisi yang hadir dalam rapat ini meliputi Divisi Kajian, Supporting, Eksternal, P3A (Penelitian, Pengembangan, dan Pengkaderan Anggota), Kominfo (Komunikasi dan Informasi), serta Badan Pengurus Harian (BPH). Masing-masing divisi menyampaikan laporan kegiatan, kendala yang dihadapi, serta usulan perbaikan untuk perkembangan organisasi berikutnya.
Ketua Umum UKM SIGMA menyampaikan bahwa rapat triwulan ini merupakan langkah awal dalam membangun budaya evaluatif dan reflektif di tubuh organisasi. “Melalui forum ini, kita tidak hanya menilai pencapaian, tetapi juga membangun semangat kolaboratif untuk menciptakan program yang lebih berdampak dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Rapat ditutup dengan sesi diskusi terbuka antardivisi untuk menyusun langkah strategis yang lebih terarah, serta membangun komitmen bersama dalam menjalankan visi dan misi UKM SIGMA sebagai organisasi yang responsif terhadap isu-isu gender dan sosial di lingkungan kampus.