Berita
Pekalongan – pada tanggal 12 November 2023 telah dilaksanakan kegiatan Sigma Gelar Wicara yang diadakan oleh UKM Studi Gender Mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dengan tajuk “Voice Of Change: How Gen Z Bring Optimism On Gender Equality”. Dalam kegiatan tersebut juga melibatkan peserta calon duta gender 2023 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sebagai pemateri. Berlokasi di dua tempat, yaitu Desa Sinangohprendeng dan Desa Randumuktiwaren dengan sasaran warga sekitar desa tersebut.
Karena dilangsungkan pada dua lokasi yang berbeda dengan waktu bersamaan, maka 16 besar peserta calon duta gender 2023 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dibagi menjadi dua kelompok terpisah. Selain itu, keterlibatan para peserta calon duta gender 2023 juga untuk proses penilaian tambahan sebelum seleksi tahap 2 dilaksanakan pada 18 November 2023 yang bertempat di Perpustakaan Lantai 1.
Kegiatan dibuka oleh sambutan ketua pelaksana dan ketua UKM Studi Gender Mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari peserta calon duta gender 2023 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Selain itu, terdapat sesi Ice Breaking berupa permainan sederhana untuk menjaga antusiasme para peserta ditengah kegiatan tersebut. Kegiatan berlangsung jam 09 Pagi dan selesai menjelang jam 12 siang, kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara panitia kegiatan, peserta calon duta gender 2023 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan serta peserta yang mengikuti kegiatan Sigma Gelar Wicara tersebut.
Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, diharapkan bisa menjadi bekal ilmu bagi para peserta dan semua yang terlibat karena anak muda apalagi Generasi Z sekarang merupakan garda terdepan sebagai agen perubahan yang harus bisa mengoptimalisasi bahwa kesetaraan gender haruslah seimbang, karena sesuai dengan istilah kesetaraan gender, artinya perempuan dan laki-laki memiliki kedudukan dan peran yang sama penting akan tetapi bukan saling menyaingi.
Pemilihan Duta Gender UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan 2023
Pemilihan Duta Gender merupakan sebuah program kerja UKM Studi Gender Mahasiswa yang berkolaborasi sama bersama PSGA UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Dimana Pemilihan Duta Gender ini merupakan ajang kompetisi yang bertujuan untuk memilih mahasiswa/i terbaik dari yang terbaik untuk menjadi Duta Gender UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Duta Gender diharapkan dapat menjadi pelopor dan penggerak dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender di lingkungan kampus dan masyarakat.
Pada tahun 2023, Pemilihan Duta Gender UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengusung tema "Voice for Change: How Gen Z Brings the Optimism on Gender Equality in Preventing Sexual Violence". Tema ini dipilih untuk menyoroti pentingnya peran generasi Z dalam menyuarakan kesetaraan gender dan mencegah kekerasan seksual.
Pemilihan Duta Gender UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan telah melewati dua tahap.
Pada seleksi tahap 1 yang diadakan pada tanggal 29 Oktober 2023 di Gpt lt.3 UIN Gus Dur Pekalongan yang diikuti oleh 40 peserta calon duta gender UIN Gus Dur Pekalongan yang berisi dengan beberapa sesi seleksi, yaitu terdapat sesi seleksi tertulis, interview dan public speaking. Dimana dari seleksi tahap 1 tersebut diambil 8 putra dan 8 putri dengan nilai tertinggi dari akumulasi hasil ketiga sesi seleksi tersebut.
Seleksi tahap 2 yang dilaksanakan pada 19 November 2023 yang menjadi ajang grand final dalam pemilihan duta gender diadakan pada tanggal Oktober yang diisi dengan penampilan minat bakat finalis, orasi visi misi finalis serta tanya jawab dari dewan juri mengenai pengetahuan tentang kesetaraan gender. Dan dari akumulasi point yang didapat terdapat 3 putra dan 3 putri terbaik. Juara 1 diperoleh oleh Khairul Adnani (PAI) dan Dewi Khalawatul Widati (HKI). Juara 2 diperoleh oleh Nico Yuanda Rais (TP) dan Susiana Dewi (PAI). Juara 3 diperoleh oleh A. Faiq Bahtiar (HTN) dan Luthfiyatun Nisa (PGMI).
Pekalongan – UKM Studi Gender Mahasiswa Resmi melakukan Masa Penerimaan dan Pengkaderan Anggota Baru pada tanggal 23-24 September 2023 di Kampus 2 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Dengan diikuti peserta sebanyak 150 orang yang telah mendaftar, kegiatan tersebut terdiri dari penyampaian materi, pentas seni, sarasehan , pembaiatan, wide games, perang air dan diakhiri dengan pengumuman pemenang pensi dan sesi foto bersama. Peningkatan pada jumlah pendaftar dibandingkan tahun sebelumnya juga berdampak pada antusias peserta dalam mengikuti kegiatan wajib bagi calon anggota UKM Sigma tersebut. Menjadi ajang bagi calon peserta baru untuk saling mengenal dan berinteraksi satu sama lain.
Kegiatan MPA 2023 UKM SIGMA tersebut tidak hanya berhenti disitu saja. Kegiatan dilanjutkan oleh rangkaian acara selanjutnya yaitu Capacity Building Peercounceling yang diadakan pada hari minggu, 08 oktober 2023. Dengan Bu Cintami Farmawati, M.Psi sebagai pemateri, kegiatan tersebut berjalan dengan kondusif karena antusiasme peserta. Terlebih pada sesi praktik sebagai konselor sebaya, banyak peserta yang mulai paham dan bisa mempraktikkan bagaimana sih cara untuk menjadi konselor bagi teman sebaya di masa yang akan datang.
Dalam kegiatan tersebut, anggota baru UKM SIGMA mendapatkan bekal ilmu tentang apa sih kajian dan studi gender serta bisa mempelajari bahwa pentingnya kesehatan mental bagi diri sendiri dan juga orang lain, karena sharing is caring.
Pengumuman
Error: No articles to display