The Latest

LAPAK DISKUSI GENDER 1 UKM SIGMA UIN GUSDUR PEKALONGAN

Pekalongan, 28 Februari 2024 – UKM Studi Gender Mahasiswa UIN Gusdur telah menyelenggarakan kegiatan Lapak Diskusi Gender yang bertempat di Halaman Student Center Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Narasumber kegiatan tersebut yakni Dr. Redy Handoko, S.H.I., M.H. yang merupakan dosen Fakultas Syariah serta dimoderatori oleh Dewi Khalawatul Widati (Duta Gender UIN GUSDUR 2023). Didalam kegiatan diskusi tersebut, dihadiri oleh anggota, pengurus serta terbuka untuk umum dengan mengangkat tema “ Toxic Relationship: Apakah Hubungan ini layak dipertahankan?”. Toxic Relationship yaitu Hubungan yang tidak sehat membuat mereka yang terlibat  merasa tidak bahagia dan terhina, diperlakukan tidak adil, terus-menerus menjadi sasaran kemarahan, dan pada akhirnya berujung pada kekerasan mental dan fisik.  Apakah Hubungan toxic Relationship layak dipertahankan?, jawabannya tidak, karena hubungan Toxic Relationship dapat memengaruhi seseorang pada kesehatan mentalnya maupun fisik. Sangat tidak baik bagi para anak remaja pada zaman sekarang.  Ciri – ciri hubungan Toxic Relationship yaitu Mereka tidak bisa menjadi diri mereka sendiri, mereka terus-menerus dikendalikan, mereka tidak mendapat dukungan atau kepercayaan, mereka sering dibohongi, mereka diserang, dan mereka tidak berkomunikasi dengan baik.  Bagaimana si cara keluar dari hubungan toxic Relationship?  Sadarilah bahwa ada masalah dalam hubungan Anda dan jangan terus-menerus menyangkal perasaan dan kenyataan Anda yang sebenarnya. Belajar menghargai  diri sendiri dan yakin bahwa setiap orang berhak atas kebahagiaan dan kebebasan, serta  memulai komunikasi yang sehat dengan saling memahami dan menghindari perilaku  kekerasan. Harapannya dengan terlaksananya kegiatan tersebut bisa membekali seluruh anggota yang hadir dengan pemahaman terkait pembagian peran antara laki-laki dan perempuan demi terciptanya Kesetaraan yang adil tanpa menitikberatkan satu pihak saja.

Acara berlangsung dengan lancar dan tertib, dimulai pada pukul 15.30 hingga selesai. Selain itu, ada sesi diskusi antara bapak Dr. Redy Handoko, S.H.I., M.H. dengan audiens untuk menanggapi terkait problem yang terjadi agar bisa memberikan pemahaman yang lebih terbuka terkait kesetaraan gender dan kemudian acara diakhiri dengan sesi foto bersama. Semoga dengan adanya kegiatan tersebut, semua anggota yang terlibat bisa menjadi penggerak agar lebih responsif terhadap permasalahan gender baik yang ada dilingkungan kampus UIN Gusdur maupun di mana saja.

Seminar Nasional UKM Sigma UIN Gus Dur Pekalongan

Pekalongan, Minggu 26 November 2023, puncak acara dari berbagai rangkaian acara dalam rangka Festival Gender 2023 UKM SIGMA UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan yakni Seminar Nasional dengan tema “Voice for Change: How Gen Z Bring The Optimism on Gender Equity In Preverenting Sexual Violence” telah terlaksana dengan begitu meriah yang bertempatkan di Aula Fakultas Syariah lantai 4, Kampus 2 UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Acara Seminar Nasional kali ini diisi oleh dua pemateri yang sangat keren dan hebat yakni Ibu Izza Himawanati, S.Psi., M.Si., beliau merupakan seorang Dosen di UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, selain berprofesi sebagai dosen beliau juga seorang Mental Healt Influencer, Konselor, Asesor Psikologi Public, dan Speaker Psikologi. Untuk narasumber utamanya yaitu ada Ibu Sarah Monika, beliau seorang Poet and Art Writer, Abdurrahman Wahid Center for Peach & Humanities (AWCPH UI) dengan didampingi oleh moderator yang amat sangat keren dan berpengalaman yaitu Bapak Iqbal Kamalludin, S.H., M.H., beliau adalah seorang Presenter TVRI Jawa Tengah dan juga seoang Dosen di UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Seminar Nasional dihadiri oleh lebih dari 100 peserta baik dari kalangan mahasiswa UIN GUSDUR maupun dari luar. Karena maraknya pelecehan seksual dikalangan pelajar/mahasiswa yang terjadi saat ini dan korban pelecehan yang selalu disalahkan merupakan satu hal yang menjadi dasar mengapa UKM SIGMA mengadakan Seminar dengan tema “Voice for Change: How Gen Z Bring the Optimism on Gender Equity in Preverenting Sexual Violence” dengan tujuan untuk membekali pengetahuan para peserta dalam hal kesetaraan gender yang tepat antara laki-laki dan perempuan guna mencegah terjadinya kekerasan seksual. Selain itu juga untuk menciptakan kampus yang responsif gender sehingga terciptanya keamanan bagi para mahasiswa dari hal-hal yang dapat merusak mental dan psikologi mereka. Dari terlaksanakannya acara seminar nasional sebagai puncak acara dalam rangkaian Festival Gender 2023 maka diharapkan dapat menjadi suatu pengetahuan yang dapat diterapkan oleh para peserta dan juga dapat terwujudnya kampus yang responsif gender.

Sigma Gelar Wicara

Pekalongan – pada tanggal 12 November 2023 telah dilaksanakan kegiatan Sigma Gelar Wicara yang diadakan oleh UKM Studi Gender Mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dengan tajuk “Voice Of Change: How Gen Z Bring Optimism On Gender Equality”. Dalam kegiatan tersebut juga melibatkan peserta calon duta gender 2023 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sebagai pemateri. Berlokasi di dua tempat, yaitu Desa Sinangohprendeng dan Desa Randumuktiwaren dengan sasaran warga sekitar desa tersebut.

Karena dilangsungkan pada dua lokasi yang berbeda dengan waktu bersamaan, maka 16 besar peserta calon duta gender 2023 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dibagi menjadi dua kelompok terpisah. Selain itu, keterlibatan para peserta calon duta gender 2023 juga untuk proses penilaian tambahan sebelum seleksi tahap 2 dilaksanakan pada 18 November 2023 yang bertempat di Perpustakaan Lantai 1.

Kegiatan dibuka oleh sambutan ketua pelaksana dan ketua UKM Studi Gender Mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari peserta calon duta gender 2023 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Selain itu, terdapat sesi Ice Breaking berupa permainan sederhana untuk menjaga antusiasme para peserta ditengah kegiatan tersebut. Kegiatan berlangsung jam 09 Pagi dan selesai menjelang jam 12 siang, kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara panitia kegiatan, peserta calon duta gender 2023 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan serta peserta yang mengikuti kegiatan Sigma Gelar Wicara tersebut.

Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, diharapkan bisa menjadi bekal ilmu bagi para peserta dan semua yang terlibat karena anak muda apalagi Generasi Z sekarang merupakan garda terdepan sebagai agen perubahan yang harus bisa mengoptimalisasi bahwa kesetaraan gender haruslah seimbang, karena sesuai dengan istilah kesetaraan gender, artinya perempuan dan laki-laki memiliki kedudukan dan peran yang sama penting akan tetapi bukan saling menyaingi.

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree