LAPAK DISKUSI GENDER 1 UKM SIGMA UIN GUSDUR PEKALONGAN

01 نيسان/أبريل 2024
Pekalongan, 28 Februari 2024 – UKM Studi Gender Mahasiswa UIN Gusdur telah menyelenggarakan kegiatan Lapak Diskusi Gender yang bertempat di Halaman Student Center Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Narasumber kegiatan tersebut yakni Dr. Redy Handoko, S.H.I., M.H. yang merupakan dosen Fakultas Syariah serta dimoderatori oleh Dewi Khalawatul Widati (Duta Gender UIN GUSDUR 2023). Didalam kegiatan diskusi tersebut, dihadiri oleh anggota, pengurus serta terbuka untuk umum dengan mengangkat tema “ Toxic Relationship: Apakah Hubungan ini layak dipertahankan?”. Toxic Relationship yaitu Hubungan yang tidak sehat membuat mereka yang terlibat merasa tidak bahagia dan terhina, diperlakukan tidak adil, terus-menerus menjadi sasaran kemarahan, dan pada akhirnya berujung pada kekerasan mental dan fisik. Apakah Hubungan toxic Relationship layak dipertahankan?, jawabannya tidak, karena hubungan Toxic Relationship dapat memengaruhi seseorang pada kesehatan mentalnya maupun fisik. Sangat tidak baik bagi para anak remaja pada zaman sekarang. Ciri – ciri hubungan Toxic Relationship yaitu Mereka tidak bisa menjadi diri mereka sendiri, mereka terus-menerus dikendalikan, mereka tidak mendapat dukungan atau kepercayaan, mereka sering dibohongi, mereka diserang, dan mereka tidak berkomunikasi dengan baik. Bagaimana si cara keluar dari hubungan toxic Relationship? Sadarilah bahwa ada masalah dalam hubungan Anda dan jangan terus-menerus menyangkal perasaan dan kenyataan Anda yang sebenarnya. Belajar menghargai diri sendiri dan yakin bahwa setiap orang berhak atas kebahagiaan dan kebebasan, serta memulai komunikasi yang sehat dengan saling memahami dan menghindari perilaku kekerasan. Harapannya dengan terlaksananya kegiatan tersebut bisa membekali seluruh anggota yang hadir dengan pemahaman terkait pembagian peran antara laki-laki dan perempuan demi terciptanya Kesetaraan yang adil tanpa menitikberatkan satu pihak saja. Acara berlangsung dengan lancar dan tertib, dimulai pada pukul 15.30 hingga selesai. Selain itu, ada sesi diskusi antara bapak Dr. Redy Handoko, S.H.I., M.H. dengan audiens untuk menanggapi terkait problem yang terjadi agar bisa memberikan pemahaman yang lebih terbuka terkait kesetaraan gender dan kemudian acara diakhiri dengan sesi foto bersama. Semoga dengan adanya kegiatan tersebut, semua anggota yang terlibat bisa menjadi penggerak agar lebih responsif terhadap permasalahan gender baik yang ada dilingkungan kampus UIN Gusdur maupun di mana saja. Pekalongan, 28 Februari 2024 – UKM Studi Gender Mahasiswa UIN Gusdur telah menyelenggarakan kegiatan Lapak Diskusi Gender yang bertempat di Halaman Student Center Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Narasumber kegiatan tersebut yak

Pekalongan, 28 Februari 2024 – UKM Studi Gender Mahasiswa UIN Gusdur telah menyelenggarakan kegiatan Lapak Diskusi Gender yang bertempat di Halaman Student Center Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Narasumber kegiatan tersebut yakni Dr. Redy Handoko, S.H.I., M.H. yang merupakan dosen Fakultas Syariah serta dimoderatori oleh Dewi Khalawatul Widati (Duta Gender UIN GUSDUR 2023). Didalam kegiatan diskusi tersebut, dihadiri oleh anggota, pengurus serta terbuka untuk umum dengan mengangkat tema “ Toxic Relationship: Apakah Hubungan ini layak dipertahankan?”. Toxic Relationship yaitu Hubungan yang tidak sehat membuat mereka yang terlibat  merasa tidak bahagia dan terhina, diperlakukan tidak adil, terus-menerus menjadi sasaran kemarahan, dan pada akhirnya berujung pada kekerasan mental dan fisik.  Apakah Hubungan toxic Relationship layak dipertahankan?, jawabannya tidak, karena hubungan Toxic Relationship dapat memengaruhi seseorang pada kesehatan mentalnya maupun fisik. Sangat tidak baik bagi para anak remaja pada zaman sekarang.  Ciri – ciri hubungan Toxic Relationship yaitu Mereka tidak bisa menjadi diri mereka sendiri, mereka terus-menerus dikendalikan, mereka tidak mendapat dukungan atau kepercayaan, mereka sering dibohongi, mereka diserang, dan mereka tidak berkomunikasi dengan baik.  Bagaimana si cara keluar dari hubungan toxic Relationship?  Sadarilah bahwa ada masalah dalam hubungan Anda dan jangan terus-menerus menyangkal perasaan dan kenyataan Anda yang sebenarnya. Belajar menghargai  diri sendiri dan yakin bahwa setiap orang berhak atas kebahagiaan dan kebebasan, serta  memulai komunikasi yang sehat dengan saling memahami dan menghindari perilaku  kekerasan. Harapannya dengan terlaksananya kegiatan tersebut bisa membekali seluruh anggota yang hadir dengan pemahaman terkait pembagian peran antara laki-laki dan perempuan demi terciptanya Kesetaraan yang adil tanpa menitikberatkan satu pihak saja.

Acara berlangsung dengan lancar dan tertib, dimulai pada pukul 15.30 hingga selesai. Selain itu, ada sesi diskusi antara bapak Dr. Redy Handoko, S.H.I., M.H. dengan audiens untuk menanggapi terkait problem yang terjadi agar bisa memberikan pemahaman yang lebih terbuka terkait kesetaraan gender dan kemudian acara diakhiri dengan sesi foto bersama. Semoga dengan adanya kegiatan tersebut, semua anggota yang terlibat bisa menjadi penggerak agar lebih responsif terhadap permasalahan gender baik yang ada dilingkungan kampus UIN Gusdur maupun di mana saja.

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree