PEKALONGAN — Dalam upaya memperkuat budaya akademik sekaligus meningkatkan kapasitas pengelolaan organisasi, Unit Kegiatan Mahasiswa Studi Gender Mahasiswa (UKM SIGMA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) dan Training Administrasi (TA) pada minggu (27/4) di Gedung FUAD.
PKTI yang merupakan program kerja Divisi Penelitian, Pengembangan, dan Pengkaderan Anggota (P3A) diketuai oleh Karima Ibnatun Najwa sebagai ketua pelaksana. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Athoillah Islamy S.H.I. M.A.Hk., akademisi yang dikenal aktif sebagai reviewer di lebih dari 10 jurnal ilmiah nasional serta Managing Editor TATHO: International Journal of Islamic Thought and Sciences.
Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya dibekali teori penulisan karya ilmiah, tetapi juga diajak memahami praktik penyusunan artikel yang memenuhi standar publikasi akademik, mulai dari identifikasi masalah, hingga teknik penulisan abstrak, hasil, dan pembahasan yang sistematis.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada pentingnya aspek kebaruan (novelty) dalam riset dan strategi meningkatkan kualitas referensi, dengan mendorong penggunaan sumber-sumber terbaru dari jurnal ilmiah bereputasi. Materi yang disampaikan relevan untuk mendukung mahasiswa dalam mempersiapkan karya tulis akademik, baik untuk kebutuhan perkuliahan maupun publikasi lebih lanjut.
Sementara itu, Training Administrasi yang merupakan program kerja Badan Pengurus Harian (BPH) UKM SIGMA dipandu oleh Rahmi Nurmulia, Sekretaris I UKM SIGMA. Pada sesi ini, peserta mempelajari prinsip-prinsip dasar tata kelola administrasi organisasi, termasuk penyusunan surat resmi, pembuatan laporan kegiatan, dan juga pengelolaan arsip fisik maupun digital. Pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi yang akuntabel dan tertata, sejalan dengan kebutuhan tata kelola kelembagaan mahasiswa yang semakin kompleks.
Kegiatan yang terbuka untuk seluruh mahasiswa ini mendapat respon baik, terlihat dari kehadiran peserta yang berasal dari berbagai program studi. Selain sebagai wadah peningkatan kapasitas, pelatihan ini juga menjadi kesempatan untuk bertukar ide, serta mempererat hubungan antar mahasiswa dari berbagai organisasi.
Dengan menggabungkan penguatan aspek akademik dan kemampuan pengorganisasian, UKM SIGMA terus berkomitmen untuk membangun tradisi keilmuan yang kuat dan menyiapkan mahasiswa yang unggul, adaptif, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.