The Latest
Pekalongan, 20 November 2022 — Semarak rangkaian festival gender 2022 UKM SIGMA meriah dengan adanya lomba duta gender untuk yang pertama kalinya, akhirnya terlaksana di kampus tercinta kita di UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, yang berkonsep “Mewujudkan Kampus Reponsif Gender”, yang telah diadakan di ruang ormawa Gedung Terpadu Lantai 3 (Tiga). Pengumuman juara bersamaan dengan Seminar Nasional yang dihadiri 100 peserta, pada 20 November 2022 dengan pemenang duta gender putra (Zulfan Arinata) dan duta gender putri (Durotul Hikmah Yulianingsih).
Peran duta gender di kampus memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan kampus yang membawa misi agar memiliki keresponsifan gender terhadap lingkungan dan pada mahasiswa UIN Gusdur Pekalongan. Hal ini tentu memantik mahasiswa mengapa baru sekarang diadakan lomba duta gender ? Nah, hal-hal yang sulit seperti ini tentu perlu kita pahami situasi dan kondisi asal terbentuknya duta gender ini. Duta akan mewujudkan visi dan misinya akan berkolaborasi dengan PSGA maupun UKM SIGMA UIN Gusdur Pekalongan.
Penghargaan yang diberikan dari panitia untuk pemenang dan juara umum semata-mata agar selama proses tahap pendaftaran, seleksi, grand final dan akhirnya menghasilkan dua pemenang menjadi penyemangat bagi peserta-peserta. Kedua pasangan pemenang siap untuk menjadi duta gender 2022 dengan visi dan misi yang telah dibuat. Semoga ini sebagai penggerak kita semua agar respon terhadap berbagai macam permasalahan gender di kampus tercinta UIN Gusdur Pekalongan.
Pekalongan, 20 November 2022 — Semarak rangkaian festival gender 2022 UKM SIGMA meriah dengan adanya beberapa rangkaian acara yang diantaranya ada lomba duta gender untuk yang pertama kalinya dilaksanakan, ada lomba essay, dan kemudian ditutup dengan puncak acaranya yaitu Seminar Nasional, akhirnya terlaksana di kampus tercinta kita di UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, ruang ormawa Gedung Terpadu Lantai 3 (Tiga). Seminar Nasional ini bertemakan “Closing the Gender Gap: Sexual Violence”. Seminar Nasional ini dihadiri 100 peserta, pada 20 November 2022.
Pada festival gender tahun ini ada yang unik. UKM SIGMA tidak sendiri, kami berkolaborasi dengan PSGA. Bersama-sama kami mengangkat tema besar festival gender yaitu mewujudkan kampus yang responsif gender. Yang tentunya untuk mewujudkan kampus yang responsif gender ini, banyak memerlukan langkah dan strategi. Mewujudkannya kampus yang responsif gender, salah satunya dengan menutup kesenjangan gender.
Maka dari itu pada Seminar Nasional yang merupakan puncak acara festival gender. UKM SIGMA mengangkat tema “Closing the Gender Gap:Sexual Violence”. Tema Seminar Nasional yang diambil bukan sembarang tema, UKM SIGMA dengan yakin mengangkat tema tersebut dengan tujuan ingin menutup kesenjangan gender, salah satu kesenjangan gender yang ingin ditutup yaitu kekerasan seksual. Dengan sasaran peserta seminar bukan hanya dari kalangan mahasiswa saja melainkan juga para siswa siswi sekolah menengah atas juga khalayak umum. Pemateri yang diundang untuk mengisi seminar nasional pun tokoh hebat yakni Bu Ningsih Fadhillah selaku Ketua Pusat Studi Gender dan Anak, dan Kalis Mardiasih selaku Feminist Author and Gender Facilitator, kemudian didampingi oleh moderator keren yaitu saudara Gilang Nanda Permana W yaitu Juara 3 Duta Genre Provinsi Jawa Tengah. Semoga dengan diadakannya seminar nasional ini yang merupakan penutup dari rangkaian acara festival gender, bisa menjadi langkah dalam mewujudkannya kampus yang responsif gender.
Pekalongan, 24-25 September 2022 — Dalam rangka penyempurnaan seluruh program kerja, UKM Studi Gender Mahasiswa (UKM SIGMA) UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan mengaktualisasikan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPA). Lalu, MPA itu sendiri sebenernya apa sih? So guys, MPA merupakan program kerja dari Divisi P3A yang selalu diadakan satu kali setiap tahunnya. Sesuai namanya, MPA juga merupakan tahap awal (setelah PAB) bagi anggota baru untuk mengenal satu sama lain sekaligus memperkuat hubungan antar sesama anggota baru. Kegiatan tersebut berlangsung di Bukti Gambaran, Lemah Abang, Doro, Kabupaten Pekalongan. Bisa bayangin kaann gimana serunya kumpul sama temen-temen baru dengan nuansa pemandangan yang Masya Allah sekali.
Alhamdulillah MPA berjalan dengan baik, dibuktikan dengan antusiasme para peserta dan kesiapan panitia yang cukup matang sehingga acara tersebut dapat berjalan dengan baik. MPA tahun ini diikuti oleh 80 orang peserta. Kegiatan ini merupakan tahap pengenalan tingkat lanjut antara sesama anggota baru SIGMA dan Pengenalan Dasar mengenai apa itu gender dan berbagai permasalahan yang ada didalamnya. Pemateri dalam kegiatan MPA juga tidak kalah menarik ya pastinya, seperti Ibu Izza Himawanti, S.Psi, M.Psi (Pembina SIGMA) , Ibu Shinta Nurani, M.Ag, Ibu Ningsih Fadhilah, M.Pd, Rizki Nazilatul Ainiyah (KETUM SIGMA 2022) dan Mas Toni (Demis SIGMA).
Sesuai dengan tema yang dipilih panitia, yaitu “Optimalisasi Kesetaraan Gender Melalui Kader Cerdas dan Berkarakter GusDur”, maka diharapkan dengan adanya kegiatan MPA ini akan melahirkan mahasiswa yang betul-betul paham mengenai kesetaraan gender dan dapat mengimplementasikannya baik dalam lingkungan kampus maupun luar kampus.
Kegiatan ditutup dengan Pembaiatan seluruh anggota baru sebagai bukti bahwa mereka benar-benar dan bersungguh-sungguh untuk join dalam SIGMA selama 2 periode. Sebelum pembaiatan, para anggota baru diajak untuk outbond di Curug Madu guna membangun solidaritas antar tim dan yang pastinya sih for hafing fun!